Friday, April 2, 2010

Yang Bernama Wanita

Wanita memang aneh. Ia bagai telaga misteri yang terlalu dalam untuk dapat diselami hingga ke dasarnya. Dibilang lembut, tapi ia bahkan bisa lebih keras dari batu karang sekalipun. Dibilang lemah, tapi tak jarang dunia dibuat takjub oleh ketangguhannya...

Adakala wanita menangis, disaat seharusnya ia tertawa. Sebaliknya ia pun bisa mempersembahkan senyuman termanis, meski sepantasnya saat itu ia menangis. Aneh.., sungguh aneh. Ia bisa terlihat menjauh, justru disaat ia ingin didekati. Kadang ia terlihat membenci, padahal di hati ia haus dicintai. Ah, wanita.., bagaimana pun adanya engkau adalah Maha Karya...

Konon wanita berasal dari rusuk lelaki. Dekat dengan hati, karena dicipta untuk dicintai. Bukan dicaci maki, apalagi dilukai... Begitu istimewanya wanita, hingga dalam Al Quran Allah menyematkan surat khusus yang membahas tentangnya. An Nisa'...

Rusuk adalah tulang yang bengkok. Mungkin itu sebabnya wanita banyak salahnya. Dan mungkin pula itu sebabnya kebanyakan penghuni neraka adalah wanita... Lantas bagaimana meluruskan wanita? Bila terlalu keras ia patah, terlalu lembut tak kunjung lurus... Wanita... oh, wanita...

Kaca yang Berdebu

Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu keras membersihkannya
Nanti ia mudah retak dan pecah

Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu lembut membersihkannya
Nanti ia mudah keruh dan ternoda

Ia bagai permata keindahan
Sentuhlah hatinya dengan kelembutan
Ia sehalus sutera di awan
Jagalah hatinya dengan kesabaran

Lemah-lembutlah kepadanya
Namun jangan terlalu memanjakannya
Tegurlah bila ia tersalah
Namun janganlah lukai hatinya

Bersabarlah bila menghadapinya
Terimalah ia dengan keikhlasan
Karena ia kaca yang berdebu
Semoga kau temukan dirinya
Bercahayakan iman

(by. Maidany)

Kaum Adam...
Andai ada kesempatan bagimu mendapat amanah sebagai pendamping seorang wanita,  maka jagalah dan cintai ia dengan sepenuh jiwa. Lurus dan bengkoknya ia, sesungguhnya engkaulah kuncinya. Jika sukses engkau mendidiknya, niscaya ia akan persembahkan bagimu dunia seindah syurga. Hingga kelak bersamanya pula, engkau akan bergandengan tangan menuju syurga yang sebenarnya...
Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


0 comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)