Friday, May 7, 2010

Ibu, Berhentilah Mencintaiku..!!

"Kasih ibu kepada Beta, tak terhingga sepanjang masa. Hanya memberi, tak harap kembali. Bagai sang surya menyinari dunia..".


Sahabat, kita pasti sudah tidak asing lagi dengan lirik lagu ini. Kadang terdengar di TV, kadang dari mulut mungil anak-anak TK, atau mungkin.., dulu saat lisan kita masih terbata-bata, saat kepala masih sering bersandar di pundak ibunda dengan manjanya, kita pernah pula menyenandungkannya.

Itulah sedikit gambaran tentang bagaimana seorang ibu mencurahkan cinta dan kasihnya kepada anak-anaknya. Tak terhingga, terus...dan terus..., tanpa batas masa...

Dan cukuplah kita menyenandungkan cintanya, tanpa pernah mempertanyakan buktinya. Sebab ia telah mengandung kita dengan berat yang bertambah-tambah, melahirkan kita dengan susah payah, mempertaruhkan nyawa.., dan ia rela mengorbankan malam-malamnya untuk berjaga demi kita...

Ibu adalah sosok yang rela menangis asal kita bisa tertawa. Ia juga rela menderita asal kita bisa merasakan bahagia. Tak apa berbaju kusam, yang penting kita bisa berpakaian layak di hadapan semua orang. Tak masalah menahan lapar, asalkan kita tetap bisa makan...

Begitulah bagaimana ibu mencintai kita, dan akan terus begitu selamanya, sepanjang masa. Bahkan sekali pun kita berteriak lantang padanya,"Ibu, berhentilah mencintaiku..!! Niscaya tidak akan pernah bisa menghentikan cintanya...
Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


1 comment:

  1. Cinta seorang ibu akan selalu abadi sepanjang hayat.
    Postingan yang menyentuh sobat...

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)