Monday, July 7, 2014

Saya Cinta Indonesia

Kedengarannya sedikit gombal, ya? Tapi itulah kenyataannya. Dan tidak berlebihan, mengingat begitu banyak alasan yang membuat saya jatuh cinta pada Indonesia.

Keindahan alam Indonesia (dok. pribadi)

Indonesia adalah negara kaya. Zamrud khatulistiwa. Ia dikarunia Allah keindahan alam yang luar biasa. Laut, gunung, sawah, sungainya, adalah pesona alam yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Pun adat budayanya yang beraneka ragam. Mulai dari pakaian, hingga tarian. Mulai dari makanan, hingga kebiasaan. Begitu pula keragaman agamanya. Semua bersatu padu, dalam bhineka tunggal ika. Karena itulah, saya cinta Indonesia.

Tapi bicara soal cinta, tentu tidak cukup hanya sekadar ucapan belaka. Perlu tindak nyata, sebagai wujud cinta terhadap Indonesia. Saya sendiri bukanlah seorang pejuang, apalagi seorang jenderal. Yang barangkali, dengan perjuangan mereka mempertahankan keutuhan NKRI, bisa dengan lantang mengatakan, “Saya berjuang, karena saya cinta Indonesia.”

Saya hanyalah seorang ibu rumah tangga biasa. Yang bekerja sebagai guru, dan penulis di waktu luangnya. Namun, ada banyak cara untuk mewujudkan rasa cinta pada Indonesia. Cara yang mungkin teramat sederhana wujudnya. Namun saya percaya, sesederhana apapun wujudnya, ia tetap bernama cinta.

1.    Membuang sampah di tempat sampah
Tak jarang saya mendengar berita, tentang pencemaran oleh sampah, yang terjadi di Indonesia. Sungai sungai hilang fungsinya, karena sampah telah mencemarinya. Banjir melanda, kumuh, bau busuk menyebar di udara, karena sampah tak dibuang di tempat yang semestinya. Sebagai warga Indonesia, tentu saya tak rela jika suatu hari keindahan negeri ini hanya tinggal dongeng belaka. Karena sampah telah memenuhi setiap permukaannya.

Membuang sampah di tempat sampah, adalah salah satu wujud cinta sederhana saya. Sederhana, tapi besar dampaknya andai semua orang berpikir sama dan melakukan hal serupa. Maka untuk melestarikan kebiasaan ini, saya berusaha mengajarkan dan mewariskannya pada anak dan murid murid saya. Saya jelaskan pada mereka akibat jika sampah tidak dibuang pada tempatnya. saya pun tak segan menegur siapapun yang membuang sampah sembarangan di depan saya.

Yuk, buang sampah di tempat sampah! (dok. pribadi)

2.       Memanfaatkan barang bekas
Sesuatu yang sudah dipakai, akan menjadi sampah tak berguna ketika dibuang. Sampah sampah itu kian menumpuk, dan akhirnya menyebabkan pencemaran. Terutama jika sampah sampah itu sulit terurai. Untuk mengurangi penumpukan sampah, saya dan keluarga sering berkreasi memanfaatkan barang barang bekas di rumah kami. Sering kami tak perlu mengeluarkan uang, untuk sekedar membeli tempat pensil atau mainan anak. Lumayan. Selain seru dan menyenangkan, aktivitas ini juga mengurangi pengeluaran.

Mainan kuda-kudaan dari kotak susu (dok. pribadi)

3.       Mengenalkan sedikit dari budaya Indonesia pada murid murid saya
Indonesia terdiri dari ragam budaya yang tak terhitung jumlahnya. Saya tentu tak menguasai semuanya. Tapi saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengenalkan dan mengajarkan beberapa yang saya bisa kepada murid murid saya. Menari daerah, misalnya. Saya ajarkan pada mereka tarian daerah. Tak peduli walau tarian itu bukan berasal dari daerah mereka. Dengan harapan mereka semakin mencintai budaya Indonesia, dari daerah manapun asalnya.

Anak-anak yang saya latih menarikan tarian daerah Sayang Selayak, Sumatera Selatan (dok. pribadi)
4.       Mengenalkan flora dan fauna Indonesia pada murid murid saya
Indonesia juga negara akan flora dan fauna. Tak sedikit yang bersifat endemik, sehingga hanya bisa hidup di Indonesia. Namun sangat disayangkan, banyak flora dan fauna Indonesia yang semakin langka dan terancam punah akibat ulah manusia. Sebagai wujud cinta, saya mengajak murid murid saya untuk mengenal lebih dekat dengan flora dan fauna Indonesia. Tentang jenisnya, tempat hidupnya, serta upaya melestarikannya. Dengan begitu saya berharap, mereka menjadi sosok yang mencintai dan mau menjaga kelangsungan hidup flora dan fauna Indonesia.

Di lembah hijau. Bersama murid mengidentisikasi hewan dan tanaman (dok. pribadi)
5.       Menyuarakan kepedulian lewat tulisan
Indonesia memiliki hutan yang sangat luas. Hutan merupakan paru paru dunia yang memiliki peran penting bagi keberlangsungan makhluk hidup di dunia. Namun, penebangan hutan secara liar belakangan ini sangat marak di Indonesia. Hutan menjadi gundul, keseimbangan hidup terganggu. Maka sebagai wujud cinta saya, saya terpanggil untuk membuat tulisan berupa dongeng yang mengangkat tema tersebut. Di dalam dongeng ini juga terdapat solusi menghijaukan hutan kembali dengan cara reboisasi.Semoga, dengan tulisan sederhana itu, kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian hutan akan tumbuh dalam jiwa generasi penerus bangsa ini.

Salah satu dongeng saya yang mengambil tema penebangan hutan dan pengerukan pasir di gunung (dok. pribadi)

6.      Tidak golput saat pemilu
Bagi saya, pemilu adalah sarana untuk mewujudkan keinginan rakyat terhadap pemerintah. Karena itu, sejak umur saya mencapai usia wajib pilih, saya pun menggunakan hak suara saya dengan sebaik baiknya. Karena saya sadar dan yakin, bahwa suara saya akan menentukan nasib Indonesia ke depannya.

Tinta di jari, setelah nyoblos di pemilu legislatif 2014. Syahid, anak saya, ikutan nyelup ;) (dok. pribaddi)

Itulah kiranya, beberapa hal yang bisa saya lakukan untuk mewujudkan rasa cinta saya pada Indonesia.

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan : Aku dan Indonesia
Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


6 comments:

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan :Aku Dan Indonesia di BlogCamp
    Dicatat sebagai peserta
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. Mainan kuda2annya lucu banget *salahfokus :p

    ReplyDelete
  3. Kuda2annya lucu banget mak
    #salahfokus :p

    ReplyDelete
  4. Hihihi, iya... Ayo Mak, bikin juga ;)

    ReplyDelete
  5. Ajarin bikin kuda-kudaaaaannnn #salahfokusbanget

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)