Friday, January 9, 2015

Mengirim Naskah Gado-Gado Femina

Pertengahan tahun 2014, saya mengirim naskah Gado-Gado Majalah Femina. Alhamdulillah, tiga bulan kemudian salah satu naskah dinyatakan layak muat, meski akhirnya gagal diterbitkan karena pernah dipublish di blog. Memang sebelum dimuat, editornya nanya apakah pernah dipublikasikasikan naskahnya. Saya jawab aja pernah di blog. Meski sudah dihapus dan kontennya sangat berbeda, tapi tetap pernah dipublish kan, ya? Nah, rupanya, Majalah Femina ingin naskah yang benar benar original. Karena itulah, naskah saya itu akhirnya gagal dipublikasikan. Hikss... Sedih, sih... Tapi nggak papa, namanya juga belum rezeki, hehe... Yang penting kan, sudah berkata jujur. Iya, nggak? :)

Alhamdulillah, dua bulan kemudian, dapet lagi pemberitahuan dari Femina, bahwa naskah saya yang berjudul "Nyamuk dan Kemiskinan" juga layak dimuat. Surprise banget waktu itu. Karena setelah kejadian naskah batal dimuat, saya sempat berfikir bahwa Majalah Femina sudah nggak berminat lagi menerbitkan tulisan saya. Alhamdulillah, selalu ada balasan yang baik untuk sebuah kejujuran. Kali ini tulisan saya benar benar dimuat. Naskahnya fresh, dibuat khusus untuk majalah Femina. Oleh redaksi Femina, judul diganti menjadi "Nyamuk".

Nyamuk, dimuat di Gado-Gado Majalah Femina edisi 48

Tak lama setelah pemberitahuan via sms bahwa naskah akan dimuat, redaksi Femina mengirimkan surat pernyataan keaslian naskah via email. Naskah itu kemudian saya print, ditempeli materai seharga Rp. 6.000, kemudian di foto atau di scan, dan dikirimkan kembali ke redaksi Femina. Selesai. Tinggal menunggu naskah dimuat dan honor ditransfer. Asyiiik... ;)

Nah, buat kalian yang ingin mengirim naskah Gado Gado ke Majalah Femina, berikut tipsnya:
1. Pastikan naskahmu asli bikinan sendiri dan belum pernah dipublikasikan di media mana pun, termasuk blog pribadi, dan media sosial.
2. Naskah ditulis sepanjang kurang lebih 500 kata atau maksimal 3 halaman folio. Font Arial 12, spasi 2.
3. Judul sebaiknya terdiri dari satu atau dua kata.
4. Merupakan pengalaman sendiri, baik itu lucu, sedih, atau memalukan.
5. Pastikan ceritamu memiliki hikmah yang bisa diambil pelajarannya oleh orang lain.
6. Membuat catcher, berupa satu atau dua kalimat yang membuat pembaca penasaran ingin membaca kisahmu. Contoh: Kubolak balik potongan berlumur bumbu itu. Kupikir itu rendang, tapi ternyata....
7. Lengkapi data dirimu dengan menyantumkan nama, alamat, nomor HP, NPWP, dan nomor rekening. Kalo nggak punya, pakai nomor rekening saya juga boleh, hehe... :D

Bagaimana? Mudah, bukan? Sekarang, waktunya menulis dan mengirimkan naskahmu ke Gado-Gado Femina. Semoga berhasil! :)

Baca juga:
Cara mengirim rubrik/sayembara ke Majalah Bobo
Tips mendapatkan buku gratis
Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


6 comments:

  1. Mbak, surat pernyataannya dikirimkan Pihak Femina setelah pemberitahuan via SMS itu juga, atau selang beberapa hari? Makasih. :)

    ReplyDelete
  2. Kalau berdasarkan pengalaman saya, setelahnya, Mbak. Kalau belum juga, dihubungi saja redaksinya. Mungkin mereka lupa :)

    ReplyDelete
  3. Gado2 femina biasanyabh ke tema apa y Mbak? Pingin juga nih kirim ke sana. Salam kenal y

    ReplyDelete
  4. Gado2 femina biasanyabh ke tema apa y Mbak? Pingin juga nih kirim ke sana. Salam kenal y

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tema apa aja boleh, Mbak. Yuk, Mbak, segera kirim :)

      Delete
  5. Saya sedang nunggu jawaban dari 3 naskah yang dikirim 1 naskah sudah ditolak semoga ada yang nyangkut sisanya hehehe

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)