Monday, August 22, 2016

Lampung - The Treasure of Sumatera

Belum lengkap menjelajah Sumatera tanpa mampir dulu ke Lampung. Mengapa? Karena Lampung kaya dengan beragam potensi pariwisata yang tentunya sayang untuk dilewatkan.

Waktu kecil, tempat wisata di Lampung yang saya kenal hanyalah Pantai Pasir Putih, Pulau Pasir, Pantai Marina, dan Bendungan Wonomerto di daerah Prokimal, Kotabumi, tak jauh dari tempat tinggal saya. Meski baru tahu beberapa, itu pun sudah luar biasa sekali buat saya. Mengunjungi tempat-tempat itu membuat masa kecil saya terasa semakin menyenangkan.

Saya ingat dulu, ketika berdarmawisata bersama teman-teman SD ke pasir putih, rasanya begitu seru dan menyenangkan. Saya bisa melihat laut yang indah, bermain ombak, berenang menggunakan ban sewa, mencoba aneka permainan, membeli makanan, juga aneka cinderamata bernuansa laut yang banyak dijual. Tirai dari kerang, bunga karang, bingkai foto kerang, dan sebagainya. Seru sekali.

Syukur alhamdulillah, semasa kuliah dan tinggal di kota Bandarlampung, pengetahuan saya akan kekayaan pariwisata Lampung mulai terbuka. Saya jadi tahu bahwa di Lampung ada yang namanya Putih Doh. Putih Doh adalah nama desa atau pekon, yang terletak di kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus. Saya dan teman-teman kuliah berkemah di pantai Putih Doh, dalam rangka menjalani Praktik Kuliah Lapangan (PKL). Kami berkemah di antara deretan pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang bibir pantai. 

Pantai Putih Doh sangat indah dan masih terbilang alami. Kami bahkan sempat menyaksikan seorang ibu menangkap seekor gurita hanya dengan tangan. Bintang laut dan timun laut juga sangat mudah ditemui di sana. Peganglah segenggam tepung maizena, jika ingin membayangkan kelembutan pasir pantai Putih Doh. Keindahan Pantai Putih Doh membuat siapapun yang pernah ke sana pasti rindu ingin berkunjung lagi ke sana.

Jika Putih Doh terasa sangat jauh untuk dikunjungi, Lampung juga masih memiliki banyak pantai dengan akses yang lebih mudah dilalui. Dari Bandarlampung, melipirlah ke arah kabupaten Pesawaran. Dengan jarak tempuh mulai dari 45 menit hingga 1,5 jam, kita sudah bisa menikmati keindahan pantai yang memanjakan mata. Rata-rata pantai di daerah pesawaran sangat cocok untuk wisata keluarga. Mulai dari pantai Sari Ringgung, Pantai Mutun, Pantai Pulau Tangkil, dan Pantai Kelapa Rapat atau yang lebih dikenal dengan Pantai Klara.


Pantai Mutun (Foto kolpri)
Bermain pasir di Pantai Mutun (Foto kolpri)
Pantai Sari Ringgung. Air lautnya jernih, ya :) (Foto kolpri)

Pantai Sari Ringgung (Foto kolpri) 

Pantai Klara (Foto kolpri)

Bagi penyuka pantai dengan nuansa yang masih alami, masih di Kabupaten Pesawaran, terdapat Pulau Pahawang. Pulau Pahawang bisa dicapai dengan menyeberang menggunakan perahu ketinting, melalui dermaga Ketapang. Pulau Pahawang terkenal dengan pemandangan bawah lautnya yang indah. Sangat cocok bagi para penyuka snorkeling. Sayang, saat berkunjung ke Pulau Pahawang saya dan teman-teman  tidak sempat merasakan snorkeling. Snorkeling biasa dilakukan di Pulau Pahawang Kecil, sementara kami pakai acara nyasar-nyasar dulu di Pahawang Besar. Daaaan... Time is over! :p

Pulau Pahawang Besar (Foto kolpri)

Dermaga kecil di Pulau Pahawang Besar (Foto kolpri)

Itu adalah sebagian pantai di Lampung yang pernah saya kunjungi. Tak terhitung pantai-pantai lainnya di Lampung, yang bahkan jauh lebih indah dan memesona. Seperti Teluk Kiluan yang terkenal dengan atraksi alami para lumba-lumba berhidung botol, Pantai Labuhan Jukung yang ombaknya asyik untuk berselancar, Pantai Karang Gigi Hiu yang lanskapnya menjadi favorit para fotografer, dan sebagainya.

Selain wisata pantai, Lampung masih memiliki banyaaaaak jenis pariwisata lainnya. Seperti Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Bukit Barisan, musium, Taman Purbakala, kebun binatang, dan lain-lain. Lampung juga kaya dengan seni budayanya yang hingga hari ini masih terjaga. Hal ini tentu saja menjadi daya tarik tersendiri bagi Provinsi Lampung, sekaligus menjadi sumber pemasukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung. Itulah sebabnya, tak berlebihan jika lampung disebut dengan The Treasure of Sumatera.

Semakin dikenalnya seni budaya dan alam wisata Lampung oleh masyarakat luas, tak lepas dari upaya pemerintah dalam memperkenalkan potensi pariwisata tersebut. Di antaranya melalui Lampung Krakatu Festival yang digelar setiap tahun sejak  1991. Festival ini bertujuan untuk mempromosikan Lampung sebagai tujuan Pariwisata Insonesia, baik di bidang seni, budaya, maupun alam.

Banner Lampung Krakatau Festival 2016

Di tahun 2016, Lampung Krakatau Festival akan diselenggarakan pada tanggal 22 - 28 Agustus. Festival kali ini mengusung tema "Lampung The Treasure of Sumatera".

Berbagai kegiatan menarik yang akan digelar pada Festival Krakatau ini di antaranya adalah Jelajah Layang-layang, Jelajah Rasa (Festival Kuliner), Pasar Seni, Jelajah Krakatau, Jelajah Semarak Budaya Lampung, dan Investor Summit. 

Rangkaian Kegiatan Lampung Krakatau Festival 2016

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, datang ke Lampung dan saksikan pesona kemeriahan Lampung Krakatau Festival 2016!

Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


7 comments:

  1. Iya, Mbaaaak... Memang cantik2 banget. Sayang yang foto2 di Putih Doh dulu entah udah ke mana. Padahal masya Allah pemandangannyaaa... Foto2 di Way Kambas juga pada ilang :'(

    ReplyDelete
  2. Waah emang senang banget lah kalau jalan-jalan ke Pantai, puas mandi dan main pasir. Lampung punya pantai yang indah-indah ya. Duuu kangen pantai :)

    ReplyDelete
  3. Iya, Miii... Asyik banget main di pantai, bikin nggak pingin pulang ^_^

    ReplyDelete
  4. Duuuuh, jadi kangen pengen liburan ke pantai klara.....

    ReplyDelete
  5. Aku juga pernah berkunjung ke Putih Doh, nginap dua malam di rumah penduduknya. Sudah lama sekali saat masih pakai kamera analog. Entah dimana sekarang filmnya.
    Lampung memang memiliki banyak keindahan yang belum tereksplorasi. Itu peluang kita untuk mengangkatnya :)

    ReplyDelete
  6. Iya, Bang. Mudah2an diberi kesempatan untuk bisa mengeksplorasi potensi Lampung lebih banyak lagi :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)