Wednesday, December 7, 2016

Puteri Salju Sakit Kepala

Jadi ceritanya, Facebook mengingatkan kenangan berupa postingan-postingan lama. Kebetulan, hari ini kenangannya berupa dongeng yang saya buat saat mengikuti kuis promo #philipsdisney yang diadakan Philips.

Berhubung dongengnya lumayan, jadi saya posting saja di sini. Ada unsur iklan, sih. Tapi nggak masalah. Toh di rumah saya dan keluarga memang langganan pakai lampu Philips. Cahayanya terang, putih, dan nyaman di mata.

Nah, karena yang diiklankan adalah lampu Philips Disney, jadi tokohnya saya ambil dari salah satu Puteri Disney, yaitu Puteri Salju. Sebagaimana diketahui bahwa Puteri Salju adalah karakter fiksi dalam cerita dongeng dari berbagai negara di Eropa. Yang paling terkenal adalah cerita versi Grimm Bersaudara. Selamat membaca.

Baca juga:

7 Kiat Menulis Cerita Anak yang Menarik


Sumber gambar: disney.wikia.com


Puteri Salju Sakit Kepala

Di sebuah kerajaan, hiduplah seorang puteri yang sangat cantik. Puteri Salju, namanya. Selain cantik, Puteri Salju juga terkenal pandai, karena ia sangat suka membaca. Koleksi bukunya banyaaak sekali.

Suatu ketika, Puteri Salju menderita sakit kepala berkepanjangan. Berbagai obat diberikan. Tapi sakit sang Puteri tak kunjung bisa disembuhkan.

Karena prihatin melihat keadaan puterinya, Raja pun mengadakan sayembara.

"Barangsiapa yang bisa menyembuhkan penyakit puteriku, akan kujadikan menantu!"

Peserta sayembara berdatangan. Berbagai upaya mereka lakukan. Mulai dari mengoleskan minyak sisik naga, hingga pijat refleksi menggunakan keris sakti mandraguna. Tapi semua itu sia-sia. Puteri Salju tetap merasakan sakit di kepalanya.

Saat Raja hampir putus asa, datanglah seorang pemuda ke hadapannya.

"Aku datang untuk mengobati Puteri, Baginda Raja."

"Oh, ya? Obat apa yang kau bawa?"

Pemuda itu membuka bungkusan yang dibawanya.

"Lampu?" Raja mengerutkan keningnya.

Pemuda itu tersenyum.

"Ini bukan lampu biasa, Baginda. Ini lampu Philips Disney. Terangnya maksimal, nyaman di mata, hemat listrik pula."

"Sebentar. Kau ini seorang tabib apa sales?" Selidik Raja.

Pemuda itu tertawa.
"Ah, Baginda Raja bisa saja," ujarnya. "Aku hanya pemuda desa biasa."

Raja mengusap dagunya.

"Jadi, apa yang akan kau lakukan dengan lampu itu?"

"Baginda. Kudengar Tuan Puteri sangat suka membaca. Mungkin saat membaca di malam hari, lampu yang digunakan kurang terang. Akibatnya, mata puteri jadi lelah, dan menyebabkannya sakit kepala."

Pemuda itu lalu mengulurkan lampu Philips kepada Raja.

"Gunakan lampu ini untuk mengganti lampu di kamar Tuan Puteri."

Raja mengangguk-angguk. Ia lalu memerintahkan seorang pelayan istana untuk memasang lampu itu di kamar puterinya.

Seminggu kemudian, Raja mengumumkan bahwa penyakit Puteri Salju telah sembuh. Semua berkat lampu Philips yang dibawa pemuda peserta sayembara.

Sebagai imbalan, Raja lalu menikahkan pemuda itu dengan Puteri Salju. Mereka pun hidup bahagia untuk selama-lamanya. #PhilipsDisney

Baca juga:
Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: celoteh.bunda03@gmail.com.


6 comments:

  1. Kreatif pisan emang mba yang satu ini hahaha..bisa aja nyambunginnya ^^

    ReplyDelete
  2. Hahaha... kreatif banget kisah dogengnya.

    ReplyDelete
  3. xduhhh bener2 kreatif nih tulisannya mbak. Meski ada unsur ngiklannya juga
    cakepp...

    ReplyDelete
  4. Aku jd keingte dulu ngajar anak2 FLP KIds, mereka kami suruh nonton kartun lalu endingnya suruh nyritain sendiri sesuai imajinasi, keren2 tulisanya hehe
    TFS

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)