Wednesday, January 24, 2018

Tips Mencegah Kanker Rahim dengan Menggunakan Kunyit Putih

Hai, Sobat Jejak. Di era modern seperti sekarang ini, terdapat banyak sekali gangguan kesehatan yang umumnya terjadi pada setiap orang khususnya pada kaum wanita. Ada pun penyakit yang menjadi momok bagi kaum wanita di antaranya adalah penyakit kanker.

Penyakit kanker merupakan suatu jenis penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan. Penyakit yang berada di deretan penyakit sangat berbahaya selain jantung dan stroke ini ini telah menelan banyak korban jiwa. Salah satu jenis penyakit kanker yang umum terjadi dan banyak diderita oleh kaum hawa ialah jenis kanker rahim.

Sobat, wanita wajib tahu tentang kanker rahim, agar bisa melakukan pencegahan dini terhadap penyakit tersebut. Gejala kanker rahim sendiri ternyata dapat dikenali , Sobat. Gejala kanker rahim di antaranya adalah adanya pendarahan serta keputihan yang tidak biasa, siklus mens abnormal, rasa nyeri yang selalu dirasakan ketika melakukan buang air kecil, sakit pada bagian panggul, serta sakit yang dirasakan pada saat melakukan hubungan intim dan banyak hal lainnya.

Apabila merasakan ciri ciri kanker rahim yang dipaparkan tersebut, maka setiap perempuan tentunya bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi untuk segera melakukan pemeriksaan diri dan melakukan konsultasi pada dokter.



Ada cukup banyak jenis pengobatan dan pencegahan untuk penyakit yang satu ini, Sobat. Salah satu pencegahan secara alami dan tradisional yang pada umumnya telah digunakan ialah menggunakan kunyit putih. Tanaman rempah tersebut ternyata memiliki khasiat yang sangat baik untuk organ reporduksi terutama dalam mencegah penyakit kanker rahim yang berbahaya ini.

Cara pembuatannya pun terbilang sangat mudah, yaitu melalui cara merebusnya dengan menggunakan air serta mengonsumsi air rebusan yang telah dibuat tersebut secara teratur. Meskipun demikian, uapayakan untuk tetap berkonsultasi ke pakar herbal dalam mengantisipasi hal yang tidak diinginkan lebih lanjut ya, Sobat.

Selain menggunakan cara tradisional, penting juga untuk melakukan pencegahan dengan cara melakukan medical check up ke tempat layanan kesehatan seperti rumah sakit ataupun pada dokter terdekat. Penanggulangan dini merupakan salah satu upaya terbaik agar pengobatan dapat dilakukan dengan lebih baik.

Oke, Sobat. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

Thursday, January 4, 2018

Ragam Jajanan Bandung yang Bisa Dimanfaatkan untuk Bisnis Kuliner

Assalamualaikum, Sobat Jejak.

Kelezatan aneka jajanan khas Bandung tentu tak perlu diragukan lagi. Setiap kali pergi ke Bandung, pastinya sayang melewatkan kesempatan untuk mencicipi aneka jajanan khasnya.



Selain lezat, ragam jajanan Bandung ini juga bisa dimanfaatkan untuk bisnis kuliner lho, Sobat. Nah, bagi Aobat yang tertarik berbisnis kuliner khas Bandung, yuk, kita simak dulu ulasan tentang beberapa jajanan Bandung populer berikut ini.

Colenak
Jajanan Bandung yang satu ini memang sedang menurun popularitasnya. Namun tak ada salahnya jika Sobat membangkitkan kembali melalui bisnis kuliner. Tambahkan sentuhan inovasi agar pembeli menjadi lebih tertarik. Misalnya, memberi penamaan yang unik seperti: Colenak Anti Galau, Colenak Move On, dan sebagainya.

Membuat colenak sangat mudah. Sobat hanya membutuhkan tape singkong dan saos yang terbuat dari santan, kelapa parut, gula merah, dan gula halus. Sebagai variasi, Sobat juga bisa menghadirkan colenak keju, colenak cokelat, atau ide resep lainnya yang sedang populer.

Siomay
Belum ke Bandung namanya kalau belum mencicipi siomay. Cita rasa siomay ikan khas Bandung memang lebih gurih dibandingkan siomay lainnya. Jika Sobat menyukai siomay, Sobat pasti tergugah mencari resep dasar siomay yang sedap. Gunakan bahan-bahan yang segar dan berkualitas untuk mendukung cita rasa siomay yang akan dijual.

Cilok
Cilok merupakan jajanan Bandung yang sangat sederhana tetapi sangat digemari. Makanan berbahan dasar sagu tersebut kian disukai karena mudah divariasikan dengan bahan makanan lain. Sobat bisa membuat cilok telur, cilok goreng, cilok isi keju, atau variasi cilok lainnya yang tak kalah istimewa. Karena menu cilok kekinian pasti disukai oleh semua kalangan.

Seblak
Beberapa tahun terakhir, seblak menjadi jajanan populer khas kota kembang. Cita rasanya yang gurih dan pedas sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Itulah sebabnya seblak juga cocok menjadi pilihan menu untuk bisnis kuliner masa kini. Sobat bisa berinovasi dengan resep seblak yang belum pernah ada untuk menarik perhatian calon pelanggan.

Bila urusan menu sudah selesai, lantas bagaimana dengan keterbatasan modal?

Berbicara tentang modal, alternatif sumber pinjaman tambahan modal di antaranya bisa Sobat peroleh melalui Mekar.id. Perusahaan pelopor peer to peer Indonesia ini menjadi perantara bagi investor dan pengembang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dana yang disiapkan para investor nantinya akan disalurkan sebagai pinjaman modal. Waktu pengembalian dan keuntungannya pun diatur secara rinci berdasarkan perjanjian yang disepakati.

Bersama Mekar.id, usaha untuk merintis dan mengembangkan bisnis kuliner menjadi tidak sulit lagi, Sobat. Selain itu, pinjaman modal usaha di Mekar.id pasti akan membuat Sobat lebih bersemangat melakukan ekspansi bisnis sesuai rencana. Selamat berbisnis!

Thursday, December 14, 2017

5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Jas Hujan

Halo, Sobat Jejak. Apa kabar?

Musim hujan sudah datang nih, Sobat. Beberapa waktu lalu, saya sempat agak tegang setiap kali akan turun hujan. Soalnya, di daerah saya, Bandarlampung, datangnya hujan kerap kali disertai angin kencang. Whuuus, whuuuusss… seram, euy! Apalagi ketika melihat langit yang gelap, suara bingkai jendela yang seperti ditampar-tampar, serta pepohonan yang bergoyang-goyang ditiup angin. Tapi,  saya bersyukur pohon kelapa yang tinggi di kebun depan rumah sudah ditebang oleh pemiliknya, Sobat. Kalau tidak, bisa sport jantung saya melihat pohonnya miring-miring diterpa angin.

Rupanya, hujan deras disertai angin kencang tidak hanya terjadi di daerah saya, melainkan hampir di setiap daerah di Indonesia. Di beberapa daerah hujan disertai angin ini bahkan sampai menimbulkan bencana. Ada daerah yang dilanda banjir, tanah longsor, serta rumah-rumah dan pepohonan yang roboh diterpa angin. Sedihnya… kita doakan semoga yang tertimpa bencana diberikan kesabaran dan mendapatkan ganti yang lebih baik atas harta bendanya yang hancur dan hilang, aamiin…

Oh, iya, Sobat. Meskipun musim hujan, bukan berarti aktivitas di luar rumah tidak bisa kita lakukan. Kita masih bisa melakukan aktivitas seperti pergi ke kantor, bertemu teman-teman, mengantar anak sekolah, dan lain sebagainya. Nah, untuk mendukung aktivitas di luar saat hujan tersebut, tentunya kita memerlukan pelindung semisal jas hujan, agar tidak basah kuyup di jalan dan tetap kering ketika tiba di tujuan, Sobat.

Jas Hujan (Sumber: super.mataharimall.com)

Jas hujan bisa kita beli baik di took offline maupun online. Sebelum membeli jas hujan, setidaknya ada 5 hal yang harus kita perhatikan, yaitu:

1. Bahan jas hujan
Fungsi jas hujan adalah untuk melindungi tubuh dan pakaian kita agar tidak basah oleh hujan. Oleh karena itu, pilihlah jas hujan dengan bahan yang rapat dan tebal, sehingga tidak mudah bocor atau menyerap air.

2. Ukuran jas hujan
Ukuran adalah hal penting yang harus diperhatikan sebelum membeli jas hujan. Belilah jas hujan yang ukurannya lebih besar dibandingkan ukuran baju yang biasa kita pakai. Intinya, pilihlah jas hujan yang ukurannya pas dan nyaman dipakai. Tidak kebesaran dan tidak kesempitan.

3. Model atau bentuk jas hujan
Sekarang ini, model jas hujan sudah bermacam-macam, Sobat. Ada yang model training, ada yang seperti kelelawar, gamis, dan juga setelan rok. Nah, pilihlah model atau bentuk jas hujan yang sesuai dengan kondisi kita, Sobat. Misalnya, kalau kita biasa memakai rok atau gamis, maka ada baiknya memilih jas hujan yang bentuknya gamis atau setelan rok, sehingga memudahkan kita saat memakainya.

4. Warna jas hujan
Saat hujan, jarak pandang terbatas karena terhalang oleh curah hujan, Sobat. Apalagi kalau hujannya lebat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih jas hujan dengan warna yang mencolok. Hal ini bertujuan agar kita mudah terlihat oleh para pengemudi kendaraan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan di saat hujan.

5. Merek jas Hujan
Merek memang bukan segalanya. Namun biasanya, produk dengan merek yang bagus memiliki kualitas yang bagus pula. Tentunya ada rupa ada harga, Sobat. Jas hujan dengan merek yang bagus tentunya akan lebih mahal dibandingkan yang tidak bermerek. Namun, apabila dengan harga tersebut kita bisa mendapatkan jas hujan yang berkualitas dan tahan lama, maka, tidak ada salahnya kita mempertimbangkan untuk membelinya, Sobat.

Nah, Sobat, itulah tadi 5 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Jas Hujan. Semoga bermanfaat, ya.

Monday, December 4, 2017

Tips Hemat Belanja Saat Promo Harbolnas 2017 di Bukalapak

Hai, Sobat Jejak. Assalamualaikum.

Kembali tentang Harbolnas. Kalau beberapa waktu lalu saya sudah memosting artikel tentang cara mencari tahu promo harbolnas, kali ini saya akan memberikan Tips Hemat Belanja Saat Promo Harbolnas 2017 di Bukalapak.



Sobat pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Bukalapak, bukan?

Bukalapak merupakan salah satu situs belanja online yang bisa dipilih oleh masyarakat untuk dapat belanja dengan aman dan nyaman. Bukalapak menawarkan barang dengan harga yang murah, salah satunya dengan berbelanja saat Harbolnas. Sama seperti tahun sebelumnya, di promo Harbolnas 2017 kali ini Bukalapak juga akan menawarkan berbagai barang dengan harga yang lebih murah.

Promo yang ditawarkan Bukalapak cukup banyak. Ada promo diskon yang dapat berlaku untuk waktu tertentu, misalnya saat harbolnas, yaitu tanggal 12 Desember. Ada pula promo lainnya seperti cashback, gratis ongkos kirim, dan lain-lain. Bagaimana? Cukup menarik kan, Sobat?

Nah, supaya belanja Harbolnas nggak bikin kantong bolong nih, Sobat, maka ada baiknya kita mengetahui Tips Hemat Belanja Saat Promo Harbolnas 2017 di Bukalapak terlebih dahulu, di antaranya sebagai berikut:

1. Menginstal aplikasi Bukalapak
Tips pertama agar lebih hemat dan murah berbelanja barang saat promo harbolnas 2017  adalah dengan menginstal aplikasi Bukalapak. Aplikasi ini dapat kita unduh dengan mudah di Google Play. Hal ini untuk membantu kita berbelanja di Bukalapak dengan lebih mudah dan cepat. Selain lebih mudah untuk melakukan transaksi dan juga bebas untuk melakukan pemilihan barang, penggunaan aplikasi ini juga sangat bermanfaat untuk pembeli, karena memberi kesempatan bagi pengguna untuk mendapatkan voucher di Bukalapak. So, dengan voucher itu kisa bisa lebih menghemat pengeluaran kita saat berbelanja.

2. Membandingkan harga di toko
Tips selanjutnya untuk belanja dengan harga termurah saat harbolnas di Bukalapak tentu saja adalah dengan membandingkan harga di berbagai toko online terpercaya yang ada di Bukalapak, Sobat. Kita bisa memperoleh barang dengan harga termurah dengan cara mengurutkan pencarian berdasarkan harganya. Jika ingin melihat dari yang termurah, berarti urutkan dari harga barang termurah.

3. Mengetahui jadwal promo harbolnas
Tips hemat untuk mendapatkan promo yang diinginkan saat harbolnas 2017 di Bukalapak lainnya adalah dengan mengetahui jadwal promonya. Biasanya akan ada waktu dari hari dan juga jam untuk barang tertentu yang ditawarkan dengan harga yang termurah. Pantengin, tuh. Sehingga, kita bisa memilih promo barang yang diinginkan dari jadwal promo yang ditawarkan oleh Bukalapak saat harbolnas 2017.

4. Mengetahui syarat dan ketentuan promo
Tips terakhir agar dapat belanja hemat saat promo harbolnas 2017 adalah dengan mengetahui syarat dan ketentuan promo. Biasanya, Bukalapak akan memberikan syarat dan juga ketentuan untuk mendapatkan promo harga barang termurah saat harbolnas tersebut. Misalnya dari minimal barang yang dibeli, subsidi ongkos kirim, cara pembayaran, serta promo belanja hemat saat harbolnas 2017 di Bukalapak melalui aplikasi.

Oke, Sobat. Itulah tadi Tips Hemat Belanja Saat Promo Harbolnas 2017 di Bukalapak. Semoga bermanfaat.

Sunday, December 3, 2017

5 Hal yang Harus Diingat Oleh Penderita HNP

Hai, Sobat Jejak. Assalamualaikum. Kali ini, saya mau berbagi mengenai 5 Hal yang Harus Diingat Oleh Penderita HNP. Tapi sebelumnya, saya mau curhat dulu sedikit. Boleh, yaaaa... :D

Sobat. Jika boleh diumpamakan, HNP atau Hernia Nucleus Pulposus ibarat hembusan angin. Tak terlihat, tapi bikin badan semriwing. Umumnya penderitanya terlihat sehat bugar di luar, tapi menderita sakit perih yang amat sangat di dalam. Kalau sedang kumat, hedeuh, serasa dunia hanya milik berdua. HNP dan yang merasakannya. Maknyuusss... Periiiih... Bagai luka dikucurin garam yang kabarnya... lagi mahal. *eeeh...

Hernia Nukleus Pulposus (HNP) (gambar: physiotherapy.ir)


Dihinggapi penyakit ini, saya pernah merasakan kondisi di mana saya begitu putus asa. Terutama saat saya masih bekerja sebagai guru di sebuah sekolah swasta. Beban dan jam kerja yang tidak sedikit, kerap membuat HNP saya kumat. Namun, selalunya rasa sakit itu saya simpan sendiri. Sebab saya bingung, entah bagaimana menjelaskan soal sakit ini sementara dari tampilan luar saya tampak baik-baik saja. Alhasil, pain killer menjadi sahabat setia untuk meredam sakitnya, yang efeknya malah membuat magh saya kumat karenanya.

Beruntung, selain Allah, saya punya suami yang mau menjadi tempat berkeluh kesah di rumah. Yang Ketika saya mewek karena sakit di punggung, di pinggang, di panggul yang menjalar hingga telapak kaki, beliau begitu ikhlas hati memberi servis sana-sini. Bahkan menggantikan berbagai pekerjaan rumah pun beliau lakoni. Ditambah lagi ada anak yang begitu pengertian, yang saya tau dia menunggu seharian untuk diajak bermain, tapi ketika saya pulang dan malah langsung tiduran, dia cuma bilang, "Kasiannya Bunda. Istirahat yang enak ya, Nda...." Hiks. Nikmat mana lagi yang saya ingkari? Ada banyak hikmah yang saya dapat di antara rasa sakit ini.

Orang yang sudah terkena HNP, sudah pasti tidak bisa lagi melakukan aktivitas sebagaimana orang yang tidak terkena HNP. Nggak boleh grusa grusu dalam bergerak. Yah, jangankan bergerak, hanya duduk dan berdiri agak lama saja bisa membuat punggung sakit luar biasa. Rasanya seperti patah dan rasa nyerinya menjalar hingga kaki. Pinggang dan panggul serasa mau copot. Byuh, byuh... Super maknyus deh, pokoknya. Karenanya, sebagai penulis, saya musti pintar-pintar mencari posisi menulis agar HNP tidak kumat. 

Untuk menghindari kumatnya HNP, berdasarkan info yang saya dapat di Grup Bersahabat dengan HNP di Facebook, maka, setidaknya ada 5 Hal yang Harus Diingat Oleh Penderita HNP, yaitu:
1. Waspada terhadap posisi-posisi rawan
Bagi orang sehat, posisi-posisi seperti membungkuk, bangkit dari tempat tidur secara tiba-tiba, ataupun membawa beban berat semisal galon, mungkin adalah hal yang biasa dan tidak menimbulkan masalah. Namun, lain halnya bagi penderita HNP. Posisi-posisi tersebut bisa menjadi sebab kumatnya penyakit HNP yang menimbulkan rasa sakit berkepanjangan. Jika sudah demikian, aktivitas-aktivitas ringan lainnya pun menjadi sulit dilakukan.

2. Rutin berenang
Beberapa teman menyarankan saya untuk rutin berenang ketika tahu bahwa saya menderita HNP. Sebab, berenang terbukti sangat baik dan bahkan bisa menyembuhkan HNP. Renang dapat meredakan nyeri, melancarkan peredaran darah, serta memperkuat otot-otot tulang belakang.

3. Menjaga berat badan
Untuk yang ini, saya sangat merasakan sekali, Sobat. Ketika berat badan saya naik, rasa nyeri saat HNP kumat terasa berlipat-lipat. Perih bangeeeet sampe bikin Hayati nggak tahan untuk nggak bilang lelah. Karenanya, penting bagi penderita HNP untuk menjaga berat badan di antaranya dengan cara menjaga pola makan dan olahraga teratur.

4. Membiasakan diri melakukan peregangan sebelum melakukan aktivitas fisik
Sobat, setiap melakukan aktivitas fifik, maka biasakan terlebih dahulu untuk melakukan peregangan. Hal ini untuk menghindari risiko terjadinya cidera serta timbulnya rasa nyeri. Selain itu, peregangan juga bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri yang sudah terlanjur muncul.

5. Membiasakan diri untuk tidur di tempat tidur yang keras dan rata
Nah, kalau yang ini, gunanya untuk memperbaiki postur tulang belakang, Sobat. Meski saya sendiri masih harus membiasakan diri untuk ini. Kalau pas kumat, biasanya saya berbaring di lantai beberapa saat, sambil melakukan gerakan senam HNP. Setelah itu, rasa nyeri akan jauh berkurang. Tapi untuk tidur, saya belum mencoba. Soalnya kalau berbaring di permukaan keras terlalu lama, badan malah terasa kretek-kretek karena belum terbiasa.

Oke, Sobat. Itulah tadi 5 Hal yang Harus Diingat Oleh Penderita HNP. Semoga bermanfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar dalam melakukan terapi penyakit HNP.

Pengalaman Menginap Seru dan Lucu di Hotel Arinas Lampung

Hai, Sobat Jejak. Assalamualaikum.

Sobat, kali ini, saya mau bercerita tentang salah satu pengalaman liburan saya bersama keluarga, yaitu Pengalaman Menginap Seru dan Lucu di Hotel Arinas Lampung.

Hotel Arinas (foto kolpri)

Ketika itu, saya dan keluarga baru beberapa hari kembali dari kampung halaman saya, dalam rangka silaturahmi lebaran Idul Fitri 2017. Badan masih capek dan bisa dibilang kurang fit. Namun, Syahid, anak saya, sudah ingin sekali bepergian ke tempat wisata, sebagaimana kebanyakan dilakukan oleh orang-orang yang sedang berlibur. Tentu saja, saya dan suami tidak lantas mengabulkannya. Rata-rata tempat wisata di Lampung cukup jauh dari rumah kami. Paling dekat Museum Lampung, itu pun sudah sering sekali kami kunjungi. Sementara Syahid mudah sekali mabuk kendaraan. Kami khawatir, kondisi itu malah membuatnya sakit. Kami ingat saat mengunjungi pantai mutun bersama keluarga kakak, pulangnya Syahid demam karena kecapean dan kepanasan.

Baca juga:


Menginap di Hotel Arinas, harga kamar nggak bikin kantong cemas

"Kalo gitu kita nginap di hotel aja!" Usul Syahid.

Mendengar usulan itu, saya dan suami pun setuju. Menginap di hotel dengan suasana baru dan pastinya berbeda dengan di rumah kami, tentu akan memberikan pengalaman seru dan menyenangkan. Karenanya, tak lama kemudian, kami sudah asyik intip-intip bermacam hotel di Lampung via Traveloka. Setelah pingin pilih hotel ini hotel itu, hihi, akhirnya pilihan jatuh pada Hotel Arinas dengan pertimbangan sebagai berikut:

1. Berdasarkan detail kamar yang kami lihat di Traveloka, Hotel Arinas memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Setiap pilihan kamar mulai dari superior, deluxe, executive, dan suit room, sudah dilengkapi dengan AC, TV, In house movie, sofa, meja, kulkas, jendela, coffee/tea maker, dan air mineral.

2. Kamarnya cukup luas, mulai dari 18 hingga 24 meter persegi. Adanya jendela besar di tiap kamar juga membuat ruangan jadi terasa lega dibandingkan yang tidak ada jendela.

3. Letaknya tidak terlalu jauh dari rumah kami, sangat strategis (tengah kota, dekat dengan mall seperti Ramayana, Chandra, dan Simpur Center), di area hotel ada toko roti, apotek, klinik untuk praktik dokter, Toko Buku Gramedia, tempat refleksi, dll.

4. Harganya nggak bikin kantong cemas. Nah, ini nih, pertimbangan yang paling penting buat kami, hehe... Hotel Arinas memang termasuk hotel budget sih, ya... Bintangnya juga cuma satu  nggak nyampe bintang toedjoe, hehe... Walaupun demikian, fasilitas yang kami lihat di app Traveloka juga lumayan. Nggak kalah sama hotel-hotel mahal.

Receptionis (foto kolpri)

Untuk gambaran mengenai service real Hotel Arinas, kami juga terlebih dahulu membaca-baca review pengunjung yang pernah menginap di sana. Jadi, selain kelebihan, kami juga bisa tau apa saja kekurangannya. Di antara keluhan yang kami baca adalah mengenai sarapan yang kurang bervariasi serta tempat tidur yang keras. Baiklah... Saya pikir kekurangan itu tidak terlalu krusial, ya. Memangnya sekeras apa sih, tempat tidur di hotel? Masak iya sekeras batu, huehehe... Namun, sebagai usaha untuk menghindari pengalaman yang kurang menyenangkan bagi liburan Syahid di hotel, kami akhirnya memutuskan memesan kamar eksekutif seharga Rp. 331.628,-.

Setelah booking kamar Hotel Arinas di Traveloka dan melakukan transfer pembayaran, kode booking pun saya dapatkan di email tak lama kemudian. Alhamdulillah....

Pengalaman Menginap Seru dan Lucu di Hotel Arinas Lampung



Lepas dzuhur, kami bersiap-siap menuju hotel Arinas. Saya memesan Go Car via app Gojek yang saya install di Android, dengan harap-harap cemas, karena ini merupakan pengalaman pertama menggunakannya. Tentang hal ini, akan saya ceritakan lain waktu. Alhamdulillah, dalam waktu singkat, driver Go Car kami dapatkan dan ia pun datang menjemput kami tak lama kemudian.

Belum jauh perjalanan, Syahid vomit di mobil. Rupanya, Syahid masuk angin. Hari itu langit memang mendung dan sempat turun hujan. Ditambah lagi, Syahid sedikit banget nelen makanan waktu sarapan.  Sudah tidak sabar pingin segera ke hotel. Kami juga melewatkan makan siang karena berpikiran sama, ntar aja makannya saat tiba di hotel. Hiksss...

Alhamdulillah, sebelum berangkat saya sudah siapkan plastik untuk jaga-jaga kalau Syahid vomit. Minyak telon juga yang selalu ready di tas tiap ke mana-mana bawa Syahid.

Tak lama kemudian, kami pun tiba di Hotel Arinas. Syahid yang sempat lemes sehabis vomit, langsung seger dan ceria lagi, hehe...

Kamar Hotel Arinas (foto kolpri)

Masuk ke ruang lobi yang didominasi warna krem dan coklat, kami disambut oleh dua receptionist yang cukup ramah. Check innya cepat dan nggak pake ribet. Saya hanya diminta memperlihatkan KTP dan memberikan uang jaminan sebesar Rp. 50.000,-. Setelah itu, kunci kamar pun langsung pindah tangan.

Sesaat saya mengedarkan pandangan. Di sisi kiri dari meja receptionist, tampak set sofa coklat yang sangat nyaman untuk diduduki. Ada hiasan pohon kelapa dan beduk, maklum masih moment Idul Fitri. Di sisi kanan ruangan, ada ruang menonton TV yang cukup luas untuk para tamu, dilengkapi dengan meja-meja, sofa, dan kursi-kursi santai lainnya.

"Nda, Nda, ayok kita ke kamar!" Kata Syahid, yang sudah tidak sabar. Ia ambil kunci kamar dari tangan saya dan berjalan mendahului menuju lift yang terletak di ujung lorong kanan meja receptionis.

Kamar kami berada di lantai lima. Liftnya sangat cepat dan tenang hingga dalam waktu sangat singkat kami sudah tiba. Begitu ke luar dari lift dan berjalan beberapa langkah, kami langsung sampai di depan pintu kamar. Dengan bersemangat, Syahid memasukkan kunci kamar Hotel Arinas yang masih manual dan langsung beruwow uwow ria begitu pintu terbuka.

"Wow! Luas ya, kamarnya!"

Hihihi.... Maklumin aja, yah. Ini baru kali ke dua Syahid menginap di hotel ^_^ Jangankan dia yang masih anak-anak, emak bapaknya aja antusias liat suasana baru. Apalagi si emak. Bahagia banget cuma ngeliat kamar luas plus kasur yang siap ditiduri. Nggak ada tumpukan setrikaan dan cucian piring di dapur :D :D

Kamar Hotel Arinas (foto kolpri)

Eee, tapi... "Kok, sofanya cuma satu? Padahal kan, di Traveloka gambarnya dua sofa untuk eksekutif room. Tea makernya juga nggak ada. Gelasnya cuma satu..." Emak protes. Kalau begini, gagal deh, rencana duduk syantik berdua suami sambil ngobrol minum kopi.... Tapi, rasa kecewa terobati ketika Syahid berseru takjub menatap dari jendela besar kamar, "Liat, Nda, Pak! Kereta Api!"

Iya, nun jauh di belakang hotel, ada rel kereta api. Mungkin karena kami di lantai 5 atau karena relnya jauh, suara kereta apinya tidak mengganggu sama sekali. Kami pun jadi asyik bertiga memandangi dan mengomentari kereta api, huehehe...

Meski terkesan old fashion, suasana kamar di Hotel Arinas sangat menyenangkan. Pemilihan paduan warnanya bikin tenang, terutama saat malam hari. Cahaya lampunya pingin tidur cepat-cepat. Hommy banget deh, pokoknya. Kamarnya juga luas bikin Syahid leluasa mo jejingkrakan atau gelindingan ke sana kemari. Dia juga bisa nonton film-film kartun via TV tabung yang lumayan gede.

Terlepas dari tea maker, 1 sofa, dan 1 gelas yang where are they i don't know, semua fasilitas di kamar oke. Kenapa tetap saya bilang oke? Karena tea maker diganti dengan service berupa air panas di dalam termos yang dikasih tiap kita request ke dapur. Begitu pula gelas yang juga diantar setelah saya request. Pingin request sofa juga sih... Tapi ya sutralah... Lagian ada meja kaca yang bisa jadi dikasih sebagai ganti sofa. Soalnya di Traveloka saya liat tidak ada meja kaca ini.

Selanjutnya, saya berinisiatif mengintip kamar mandi. Bukan apa-apa, saya termasuk susah beradaptasi dengan kamar mandi selain kamar mandi di rumah. Paling nggak bisa nyium bau atau nginjek yang licin-licin. Alhamdulillah. Saya lega karena ternyata kamar mandinya yang cukup luas itu bersih banget. Toiletriesnya juga sudah disediakan.

Setelah mengecek kamar mandi, saya lihat suami duduk-duduk di tempat tidur dengan ekspresi wajah yang sedikit aneh.

"Kenapa, Pak?" Selidik saya.
"Ternyata bener, Nda. Kasurnya keras...."
"Hah?!"

Saya langsung melompat ke kasur. Wah, iya, keras, hahaha... Ya sebenernya bukan keras, sih... Tapi lebih kepada nggak ada membal-membalnya gitu. Seolah-olah kasurnya pir semua. Meski kita lompat-lompat, kasurnya yang hampir setebal dua jengkal saya itu stug aja gitu, hihihi...

"Wah, cocok nih, buat penderita HNP alias Hernia Nucleus Pulposus kayak Bunda. Bisa tidur anget tapi posisi tetap lurus nggak melengkung," kata saya, seraya nyengir kuda.

Saat mencoba koneksi internet, ternyata Wi-Fi nya timbul tenggelam. Persis review yang kami baca di Traveloka. Padahal kalo pas lagi konek dan lancar, kecepatannya lumayan kenceng, sih...

Restoran Hotel Arinas (foto kolpri)

Teringat bahwa kami belum makan siang, saya kemudian mencoba memesan makanan ke resto. Tapi ternyata, baru ada pergantian shiff sehingga kemungkinan pesanan akan sedikit lama. Ogah menunggu lama, kami memutuskan untuk kemon saja ke mall terdekat untuk cari makan. Jaraknya nggak seberapa jauh, bisa jalan kaki.

Hari beranjak sore. Setelah kenyang dan Syahid puas bermain-main di Timezone mall, kami pun kembali ke kamar hotel. Saya belanja sedikit camilan untuk dimakan di hotel. Usai makan malam, kami menghabiskan kebersamaan kami di sana dengan mengobrol, bermain, makan-makan, dan sebagainya.

Menjelang tidur, bapak dan Syahid meminta selimut dan menggelarnya di lantai.
"Lho, lho, pada nggak tidur di kasur?"
"Ngga, Nda. Takut nggelinding..."

Jiaaaa HA, HA, HAAA.... Ada-ada aja. Jadilah semalaman itu saya sendiri yang tidur di kasur. Sementara Syahid dan bapak begoleran di lantai. Wkwkwk... Kayaknya baru kali ini deh, ada orang yang yang menginap di hotel tapi tidurnya di lantai :v :v

Sarapan Puas di Restoran Hotel Arinas

Subuh yang menyenangkan. Kerlip lampu berkilauan dari rumah-rumah di kejauhan, terlihat dari jendela kamar hotel yang gordennya sudah saya buka. Kurang lebih pukul tujuh pagi, kami turun untuk sarapan di resto yang terletak di sisi belakang gedung. Restonya bisa dibilang sangat luas dan setiap meja cukup untuk menampung satu keluarga. Setelah mengobrol sebentar dengan embak-embak pelayan resto mengenai penambahan jatah sarapan untuk 1 guets room, kami pun mengambil menu di meja prasmanan.

Ngopi-ngopi dulu abis sarapan (foto kolpri)

Menu sarapan terdiri dari nasi dengan lauk berupa sambal telor, bihun tumis, dan orek tempe, serta lontong sayur yang sudah pasti ada lontong dan kuah sayur mayurnya :D . Selain itu, ada juga pilihan kue pastry dan roti isi, serta teh dan kopi. Meski menu pilihannya tidak banyak, rasanya lumayan enak. Terutama kue pastri dan roti isinya. Kopinya juga jos banget bikin keinget-inget sampai sekarang. Alhamdulillah. Puas dan kenyang deh, kalo soal sarapan. Meski sangat disayangkan, kami tidak jadi makan buah karena buah potongnya tidak segar lagi dan terasa asam.

Setelah sarapan, kami sempat pose-pose sebentar sebelum akhirnya kembali ke kamar. Selanjutnya, kegiatan kami hanya menemani Syahid main dan juga mengobrol-ngobrol di kamar. Kurang lebih jam 10 siang, kami bersiap-siap check out dari hotel. Saat check out, uang jaminan saat check in dikembalikan Rp. 25.000,- karena 25 ribunya untuk membayar sarapan untuk 1 orang. Murah, bukan? Saya dan suami duduk-duduk santai di sofa lobi sambil menunggu Go Car pesanan datang, sementara Syahid menonton TV di ruangan sebelah. Tak lama kemudian, Go Car datang dan kami pun tiba di rumah dalam keadaan masih segar bugar. Syahid tidak mabuk perjalanan dan tetap ceria. Alhamdulillah...

Lihat juga video di Hotel Arinas Lampung



Penilaian untuk Hotel Arinas

Kelebihan:
1. Kamar luas
2. Jendela besar
3. Kamar mandi bersih dan air lancar
4. Pemanas air di kamar mandi lancar
5. Sarapan enak
6. Bersih, suasana tenang dan nyaman
7. Strategis, dekat dengan pusat perbelanjaan, stasiun kereta api, apotek, toko buku Gramedia, dll.

Kekurangan:
1. Beberapa fasilitas tidak ada atau kurang, tidak sesuai yang kami lihat di Traveloka, seperti tea maker, 1 gelas, dan 1 sofa.
2. Wi-Fi tidak lancar.
3. Tempat tidur keras.

Nilai dalam angka: 7,5

Saturday, December 2, 2017

5 Cara Mudah Mencari Tahu Promo Belanja Harbolnas

Hai, Sobat Jejak.

Sobat, pada zaman now nih, yang namanya belanja online adalah hal yang sudah sangat biasa. Selain mudah dan praktis, belanja online juga memberikan beberapa keuntungan lainnya. Yaitu kita bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah. Kita juga bisa dengan santai melihat-lihat dulu display barang di toko online sebelum memutuskan untuk membelinya.

Bagi Sobat yang sudah biasa melakukan belanja online, pasti sudah tidak asing dong, dengan yang namanya promo belanja Harbolnas alias Hari Belanja Online Nasional? Saat Harbolnas, kita bisa mendapatkan barang-barang dengan promo bahkan diskon besar-besaran dari berbagai e-commerce di Indonesia.



Kabarnya nih, Sobat, ada sekitar kurang lebih 208 e-commerce akan ambil bagian pada Harbolnas yang akan berlangsung pada 12-14 Desember nanti. Wuih, kekepin dompet kuat-kuat ya, Sobat. Jangan sampai kalap. Hehehe...

Sobat, sebelum kita melakukan belanja online di momen Harbolnas, ada baiknya kita mencari tahu terlebih dahulu mengenai promo belanja Harbolnas tersebut. Nah, berikut 5 Cara Mudah Mencari Tahu Promo Belanja Harbolnas:

1. Update informasi
Sobat, untuk mencari tahu promo belanja harbolnas, maka kita harus update informasi. Biasanya sih, di media sosial juga banyak seliweran orang-orang yang berbagi informasi mengenai Harbolnas. Kalaupun tidak ada, Sobat bisa mencarinya dengan cara browsing atau mendatangi langsung marketplace langganan Sobat.

2. Perbanyak aplikasi
Sobat, mendownload dan menginstal aplikasi semisal bukalapak dan sejenisnya juga dapat membantu kita mencari tahu promo belanja harbolnas.

3. Persiapan sejak awal
Persiapan awal yang bisa kita lakukan untuk mencari tahu promo belanja Harbolnas di antaranya dengan menentukan terlebih dahulu barang-barang yang ingin dibeli. Selain memudahkan mencari harga promo, hal ini juga untuk menghindarkan kita dari sekadar membeli barang yang sebenarnya belum begitu kita butuhkan. Setelah menentukan barang yang akan dibeli, barulah kita berselancar di beberapa marketplace untuk melihat dan membandingkan langsung harga promonya.

4. Cermat membaca ketentuan promo
Sobat, cara mudah untuk mencari tahu promo belanja harbolnas di antaranya juga bisa dengan membaca secara cermat ketentuan promo. Hal ini dikarenakan ada beberapa marketplace yang terkadang memberikan syarat-syarat belanja dengan harga promo. Misalnya, harga promo bisa didapatkan setelah belanja sejumlah sekian. Jadi, jangan sampai niatnya ingin menghemat dengan mendapatkan harga promo, ternyata malah jadi boros karena terjebak dengan syarat-syarat belanjanya.

5. Pilihan mencari tahu data langsung
Mencari data langsung di sini maksudnya adalah dengan cara mendatangi laman marketplace, kemudian membandingkan harga promonya dengan marketplace-marketoplace lainnya, sehingga kita dapat mengetahui dan membandingkan harga promo belanja harbolnas dari masing-masing marketplace tersebut.

Oke, Sobat. Itulah tadi 5 Cara Mudah Mencari Tahu Promo Belanja Harbolnas. Semoga bermanfaat.