Friday, April 27, 2018

Kuliner Khas Pesisir Barat Lampung yang Harus Dicoba

Selain kaya akan adat budaya serta potensi wisata alam yang indah memesona, Pesisir Barat juga memiliki ragam kuliner khas yang harus dicoba. Apa saja? Yuk, kita simak.

1. Sate Iwa Tuhuk
Sebagai kabupaten yang terletak di tepi lautan, Pesisir Barat dianugerahi limpahan hasil laut yang tidak hanya menjadi penopang perekonomian, tetapi juga lezat untuk dijadikan santapan. Di antaranya adalah ikan blue marlin, atau yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan nama iwa tuhuk ini.



Salah satu olahan ikan blue marlin yang rekomen untuk dicoba ketika datang ke Pesisir Barat adalah Sate Iwa Tuhuk. Terbuat dari bahan utama berupa potongan ikan blue marlin, membuat sate iwa tuhuk ini berbeda dengan sate-sate yang biasa kita makan. Nagih deh, pokoknya. Saya bahkan sampai bela-belain bawa pulang untuk anak dan suami, supaya ikut ngerasain gimana enaknya sate iwa tuhuk.

2. Bakso Iwa Tuhuk
Lagi-lagi berbahan ikan blue marlin, kuliner khas Pesisir Barat Lampung yang harus dicoba berikutnya adalah bakso iwa tuhuk. Baksonya tuh ya, lembuuut dan lumer di mulut. Cita rasa ikannya terasa bangeeeet, bikin ngences sendiri membayangkannya saat menuliskan ini. Slruuup...



3. Gulai Buah Kelor
Gulai buah kelor ini saya cicipi saat di Pulau Pisang. Dibuat dengan bahan utama buah kelor, dengan ikan asap sebagai penambah aroma dan kelezatannya. Bumbu gulai buah kelor ini bisa dibilang persis dengan bumbu gulai pada umumnya, hanya saja bahan utamanya buah kelor. Unik, terutama saat memakannya. Caranya, buah dipegang, dimasukkan ke mulut, kemudian diserut dengan gigi sambil diemut, sruuuut....



Awalnya saya belum tahu, kalau cara makannya seperti itu. Jadinya cuma dicuil-cuil aja buah kelornya. Eh, begitu tahu caranya, ternyata asyik dan enak banget. Apalagi waktu itu makannya di tempat terbuka, di bawah pohon, kena angin sepoi-sepoi, dengan pelengkap sambal teri yang renyah kriuh-kriuk, ya Allah, jadi lapeeer...

4. Khetak Khidip
Khetak khidip ini adalah sayur santan dengan bahan utama berupa daun tangkil muda dan kacang hijau. Sayangnya, saya tidak sempat mencicipi khetak khidip ini. Katanya sih, yang khas dari khetak khidip ini adalah kacang hijaunya yang tidak sampai lembut banget waktu dimasak. Jadi, masih ada sensasi kretek kretek saat memakannya. Mungkin itu barangkali, mengapa ia dinamai khetak khidip. Makannya kretak-kretak, sambil kedip-kedip keenakan makan. #hihihi, ngarang.

Bahan-bahan untuk membuat khetak khidip


5. Gegelang
Nah, kalau yang ini donatnya Pulau Pisang, nih. Beli sama adik-adik penjual kue. Bentuknya persis donat. Hanya saja adonannya sudah dicampur dengan gula merah. Jadi, tidak pakai taburan gula putih atau topping macam-macam seperti donat pada umumnya. Rasanya enak banget. Renyah dan garing di luar, lembut dan lumeeeer banget di bagian dalam.



6. Selimpok Gelamay
Selimpok gelamay dibuat dari campuran adonan gula merah yang dicairkan, tepung terigu, sagu, jahe, santan, dan vanili. Bagian yang khas dari selimpok gelamay ini adalah daun pembungkusnya, yaitu daun khilik. Adonan selimpok yang sudah dibungkus daun khilik kemudian dimasak dengan cara dikukus. Selintas, selimpok gelamay ini mirip lemet Jawa. Bedanya, lemet dibungkus dengan daun pisang. Selain itu, tekstur selimpok gelamay juga lebih lengket dibandingkan lemet.



Itulah tadi ragam Kuliner Khas Pesisir Barat Lampung yang Harus Dicoba. Sebetulnya, masih banyak kuliner khas lainnya seperti pandap, kue cucokh, kacang tujin, gulai taboh, dan kue tat. Sayang, saya belum berkesempatan mencobanya. Semoga lain kali, sehingga saya bisa mengupdatenya kembali di blog ini. Semoga bermanfaat.

Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: izzahannisa313@gmail.com.



4 comments:

  1. Yg aku belum icip kuliner khas Pesisir Barat nomor 5 dan 6 saja, Mbak. Yg lain sudah. Jadi laper lihat sate iwa tuhuk dan lainnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, yang gegelang itu juga kami nggak sengaja nemu pas ada adek2 jualan, Bang. Kalo selimpok gelamay adanya pas lomba. Yumm, sate tuhuknya emang khas :)

      Delete
  2. Sate iwak tuhuk itu nimat banget, dulu pernah nyobain pas main ke Tanjung Setia. Dulu makan di pinggir pantai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kebayang nikmatnya makan sate iwak tuhuk di pinggir pantai. Bisa bikin lupa udah habis berapa tusuk :D

      Delete

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)