Friday, April 13, 2018

Menapaki Jejak Wisata dan Budaya Pesisir Barat di Festival Teluk Stabas 2018

Jujur saja, sebagai seorang penulis buku anak yang lahir, besar, dan menetap di Lampung, saya merasa terlambat mengetahui tentang keberadaan Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), yang merupakan kabupaten termuda di Provinsi Lampung ini. Bagaimana tidak, meskipun kelahirannya baru diresmikan pada 22 April 2013, Kabupaten yang beribukota di Krui ini sudah menjadi Kabupaten yang cukup dikenal bahkan hingga mancanegara. Wah, kok bisa ya, saya yang warga Lampung ini malah belum tahu? Selama ini saya ke mana saja?

Perkenalan saya dengan Kabupaten Pesisir Barat bermula ketika saya hendak melakukan riset untuk serial buku anak bertema budaya Kemendikbud, yang akan saya tulis, pada akhir April 2017. Saat itu, saya diharuskan menulis mengenai salah satu upacara adat yang ada di Lampung. Penjelajahan saya di media daring akhirnya membawa saya kepada informasi mengenai Pesisir Barat. Termasuk di antaranya Festival Teluk Stabas, Labuhan Jukung, Pulau Pisang, Pekon Way Sindi, Damar Mata Kucing, Bandara Serai, Pelabuhan Kuala Stabas, hingga Pandap dan Kakicekhan. Sangat menarik. Saya begitu bersemangat untuk datang dan mengeksplorasi Pesisir Barat, kala itu.

Namun, ibarat asam di gunung dan garam di laut yang tidak serta-merta bertemu, begitupun saya dan Pesisir Barat ketika itu. Waktu riset yang singkat sudah semakin dekat, sementara perhelatan  upacara pernikahan adat di Pesisir Barat baru saja lewat. Begitu pula dengan event besar berupa Festival Teluk Stabas, di mana saya seharusnya bisa menyaksikan banyak sekali gelaran acara adat budaya Pesisir Barat. Ah, sayang sekali. 

Meskipun demikian, harapan untuk bisa datang dan menapaki jejak wisata dan budaya Kabupaten Pesisir Barat tidak pupus begitu saja. Saya bertekad di dalam hati, bahwa saya akan tetap membawa langkah kaki ini ke sana, suatu hari nanti. Saya pun merasa beruntung, dapat bergabung dan mengenal beberapa teman yang tergabung dalam Komunitas Generasi Pesona Indonesia Lampung, atau GenPi Lampung. Setidaknya, dari postingan-postingan di medsos dan blog pribadi mereka, saya bisa mendapatkan banyak informasi mengenai event dan pesona wisata di Lampung, termasuk Kabupaten Pesisir Barat, yang akan kembali mengadakan Festival Teluk Stabas dalam waktu dekat!

Festival Teluk Stabas Kabupaten Pesisir Barat 2018 (sumber: Instagram @kruitourism 

Festival Teluk Stabas merupakan event besar bertaraf internasional yang setiap tahun rutin yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat. Festival ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya yang ada di Pesisir Barat ke dunia luar. 

Penamaan Teluk Stabas sendiri konon berasal dari nama seorang nahkoda kapal dagang Belanda, yaitu Sebastian. Nama ini rupanya cukup sulit diucapkan oleh masyarakat setempat di Pesisir Barat, sehingga mereka lebih sering memanggilnya dengan panggilan "Stabas". Seiring berjalannya waktu, nama Stabas pun diabadikan untuk menamai teluk tempat berlabuhnya kapal Sebastian, yaitu Teluk Stabas. Menarik sekali, bukan?

Kali ini, Festival Teluk Stabas ke-V tahun 2018 yang dipusatkan di kawasan wisata Labuhan Jukung akan mengusung tema “Bebai Ngantak Uyah Sesuduk." Rencananya, akan ada 12 item kegiatan seru yang akan diperlombakan, yang tentunya sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan begitu saja. 

12 Kegiatan yang Dilombakan di Festival Teluk Stabas 2018 (sumber: Instagram @kruitourism

Wah, rasanya saya sudah bisa membayangkan, betapa serunya event Festival Teluk Stabas ini nanti. Menyaksikan kemeriahan parade budaya, aneka lomba dan kesenian tradisional, atraksi panjat pohon damar... Agui... Helauni Kik Bakhong! Saya berharap bisa mengabadikan itu semua ke dalam salah satu buku karya saya kelak. Agar keindahan wisata dan budaya di Pesisir Barat tidak hanya dinikmati oleh para wisatawan yang datang ke sana, tetapi juga anak-anak yang membaca cerita tentangnya. Semoga.

Yuk, datang ke Festival Teluk Stabas 2018!

Izzah Annisa
Berprofesi sebagai penulis buku bacaan anak. Hobi membaca, berbagi tips penulisan, memotret, jalan-jalan, mereview, dan menonton film petualangan. E-mail: izzahannisa313@gmail.com.



0 comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung. Jangan lupa isi buku tamu, ya... ;)